Rabu, 20 Februari 2013

Kun Fayakun

Selalu Ada Harapan di Tengah Kesulitan

Di balik berbagai kesulitan, penderitaan dan keputusasaan yang kita alami, selalu ada kuasa Allah SWT.
Maka yang harus kita lakukan adalah berupaya agar Allah berkenan hadir dalam kehidupan kita. Karena tidak ada yang tidak mungkin, jika Allah sudah berkehendak. Lalu apa alasan kita untuk berputus asa dan bersedih hati?
"Sesungguhnya keadaanya-Nya apabila Dia berkehendak sesuatu hanyalah berkata kepadanya "jadilah" maka terjadilah ia. Maka Maha Suci Allah yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan". (Yasin : 82-83)


kangen anak istri dan kampung halaman

adzan sudah berkumandang, masihkah kita tutup telinga. segerakanlah untuk bertemu Allah. titipkan semua pada-Nya anak, istri orang tua kita dan seluruh keluarga kita untuk selalu dijaga Allah dan selalu dalam keberkahan hidup. aamiin...

suasana yang tidak kudapatkan saat aq tinggal di daerah lain, kota Martapura yang selalu ada dalam hatiku, kota yang berjuluk Serambi Mekkah inilah bagian dari tumbuh kembangku. disana lah aku mengenal dengan guru-guru yang menuntunku selalu dalam ibadah. guru-guru yang mengajarkanku mengenal Allah, rasululllah, orang yang sholeh, orang-orang mencintai Allah, habaib, orang-orang yang selalu menghidupkan dengan sunnah-sunnah rasulullah. semoga aku kelak kembali kesana. selain martapura ada juga kota Rantau, kota tempat aku dilahirkan, tempat aq dididik oleh orang tua ku. tempat aq bersekolah. tempat tinggal orang tuaku. Selama dalam wilayah Kalimantan Selatan, kota-kota yang akan selalu dalam hatiku.

#ayah lagi kangen Qanita, istri tersayang, orang tua tercinta. lindungilah mereka ya Allah.

Mari berfikir sejenak

Anugerah Ilahi...

pernahkah kita berfikir sejenak, "sudah sesuaikah ibadah kita jika kita bandingkan dengan karunia dan ni'mat yang telah dianugerahkan Allah kepada kita?"

kita sering mengeluh, bahkan tiada hari tanpa keluh kesah. jika kita ditimpa masalah atau musibah, kadang langsung keluar dari mulut kita keluh kesah itu. tapi hanya sebatas itukah hati kita untuk mensyukuri atas semua ni'mat yang Allah berikan. kita sering lalai melihat ni'mat yang banyak ketika ada masalah sedikit. sebenarnya mata hati kita kah yang sudah tumpul untuk membuka rahasia ilahi di balik setiap kejadian.

ingatkah kita kepada Allah di waktu kita senang atau ketika kita mendapatkan ni'mat, atau sesuai kah apa yang telah kita keluarkan di jalan Allah dengan apa yang kita peroleh selama ini?. kita terlalu lalai, kita sibuk menghitung jumlah penghasilan dan mengumpulkan harta benda untuk ditabung dunia ini, tapi kita justru lupa menabung untuk tabungan kita di akhirat kelak. 

kita dianugerahkan akal untuk berfikir, tapi kita kadang tidak menggunakan akal kita dengan benar untuk tadabbur atas ni'mat Allah SWT. kita diberikan pendengeran oleh Allah tapi apakah sudah kita gunakan untuk ibadah? ketika azan berkumandang, apakah kita langsung menyambut panggilan itu? atau kita pura-pura tuli? na'udzubillah... maka jangan heran, jika kita selalu berdoa tapi belum diijabah Allah. "apakah kamu gunakan pendengaranmu ketika Allah memanggil kamu untuk sholat tapi tidak datang".

introspeksi diri kita, apakah Allah selalu kita utamakan? atau justru Allah selalu kita lupakan, terlalu sibuk dengan dunia. ingatlah dunia adalah ladang untuk akhirat, jangan sampai di akhirat kita justru panen dosa, naudzubillah tsumma na'udzubillah...

kenapa kita masih tidak mau menggunakan titipan Allah untuk kita gunakan untuk beribadah, justru kita gunakan untuk menjauhi Allah. Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami yang lebih sering lalai untuk mengingat-Mu ya Allah, ampuni kami jika setiap ada panggilan-Mu untuk bersegera ke rumah-Mu tapi kami pura-pura tidak mendengar, ampuni kami jika semua yang telah Engkau titipkan kepada kami justru tidak kami gunakan untuk mendekatkan diri kami kepada-Mu.

Allahumma Sholli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala ali sayyidina Muhammad..

Selasa, 19 Februari 2013

BERCERMIN KEPADA KISAH




Oleh : Habib Blind Man

Batu Permata Asal Surga yang diberi KeMulia'an saat PenCipta'anNya :

1. Fairuz (Phyrus, batu cincin kesayangan Sayyidina Rosulullaah SAW, jika ada yg memakai Fairuz berUrat Emas, dia akan kuat ibadah. Dan jika memakai Fairuz berUrat Merah, dia tak akan tembus oleh Sihir apapun. Dengan syarat batu Fairuz yg dimiliki tak pernah masuk ke tempat kotor, wc, kamar mandi dll)
2. Giok (banyak di keramatkan oleh orang keturunan Tiong Hoa, harusNya orang islam lebih tau betapa MuliaNya Batu ini)
3. Berlian
4. Mutiara
5. Jamrud
6. Safir
7. Mirah (Ruby)
8. Yaman (AsalNya batu ini serpihan dari Hajar Aswad dan DebuNya Hajar Aswad ketika di pindah dengan Surban Rosulullaah, terbagi ke 4 penjuru Ka'bah dengan 4 warna berbeda. Kemudian terpecah lagi ke 8 penjuru angin dan menjadi 8 warna berbeda)
9. Yakut
10. Kecubung (Amatis)
___________________________________________

Ustadz Yusuf Mansur



Habib Novel bin Muhammad Alaydrus dalam Wisata Hati Ustadz Yusuf Mansur pada tanggal 11, 12 dan 15 Oktober 2012

http://www.youtube.com/watch?v=SdLJvljOIYg

http://www.youtube.com/watch?v=LEa8ICXEEeI

http://www.youtube.com/watch?v=-cnQ6yw-vYQ


Assalamu 'Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...



Terima kasih telah berkunjung di blog pribadi saya, perkenankan saya memperkenalkan diri saya :
saya Miftah Faridi, lahir di Tapin Rantau sebuah kota kecil di Kalimantan Selatan pada tanggal 4 Nopember 1983. sekarang saya bekerja di Pengadilan Agama Maumere, sejak 1 Desember 2011. saya memiliki keluarga kecil, istri saya bernama Elisa Amalia dan putri kami Qanita Zhafira Salsabila yang lahir pada hari Minggu tanggal 14 Oktober 2012. masa kecil saya saya lalui di Rantau, mulai dari Pendidikan TK Aisiyah, MIM Rantau, MTsN 2 Rantau, MAKN Martapura, kemudian menempuh pendidikan strata 1 di UIN Malang.